Kumpulan Soal NEUROLOGI + Jawaban Part 1


1.      Budi 45 tahun datang dibawa keluarga dengan keluhan bicara ngelantur. Pasien juga dikeluhkan demam dan nyeri kepala. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran sopor, kaku kuduk +, motorik lateralisasi ke kanan. Klinis apa yang paling khas untuk menentukan diagnosis ?
a.       Nyeri kepala, meningeal sign +, demam
b.      Nyeri kepala, meningeal sign +, penurunan kesadaran
c.       Nyeri kepala, meningeal sign +, bicara ngelantur
d.      Meningeal sign +, demam, bicara ngelantur
e.       Meningeal sign +, demam, kesadaran menurun 

2.      Bobi, usia 3 hari, demam 1 hari SMRS. Bayi rewel dan tidak mau menyusui. Riwayat persalinan: prematur, BBL 1500 g, riwayat keputihan yang sangat gatal pada ibu. Pemeriksaan fisik: HR 150 RR 52 t 38, kaku kuduk +. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah?
a. Meningitis viral
b. Meningitis fungal
c. Meningitis TB
d. Sepsis neonatorum
e. Tetanus neonatorum

3.      Beni 4 tahun diantar oleh ibunya dengan keluhan penurunan kesadaran disertai kejang dan demam sejak 3 minggu. Pasien juga mengalami muntah yang menyemprot. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70, N 100x/ menit, RR 23x/menit, suhu 38, kaku kuduk (+). Leukosit meningkat dengan dominan monosit, warna LCS xantokrom. Diagnosis yang paling tepat adalah
A. Meningiencepalitis bakteri
B. Meningitis virus
C. Meningitis tuberculosis
D. Meningoencepalitis virus
E. Meningoenchepalitis tuberculosis

4.      Ahmad Dani 48 tahun diantar keluarganya dengan keluhan penurunan kesadaran disertai kejang dan demam sejak 2 minggu. Pasien juga mengeluh nyeri kepala hebat dan muntah menyemprot. Pemeriksaan fisik didapatkan GCS 345 TD 150/100, N 55x/menit, RR 28x/menit irreguler, suhu 37.8, kaku kuduk (-). Pasien saat ini sedang pengobatan penyakit TB. Hal yang mungkin ditemukan pada pemeriksaan cairan serebrospinal adalah
A. Glukosa cairan serebrospinal lebih tinggi daripada glukosa darah 
B. Kadar protein dan jumlah sel cairan serebrospinal tidak sejalan 
C. Kadar natrium/kalium cairan serebrospinal tidak seimbang 
D. Ditemukan kesan bloody cerebrospinal fluid 
E. Pungsi cairan serebrospinal adalah kontraindikasi dalam keadaan ini

5.      Henropyono 55 tahun dengan keluhan lemah kedua tungkai yang dialami sejak 5 bulan yang lalu, secara perlahan-lahan. Baal dirasakan mulai dari pinggang ke kedua tungkai sebatas perut, Pasien tidak dapat menahan BAK dan BAB. Riwayat jatuh dan kecelakan disangkal, pemeriksaan fisik terdapat benjolan di vertebrae thorakal 8 dan nyeri pengetukan. Riwayat batuk lama dan penurunan BB (+). Penatalaksanaan pasien tersebut adalah  
A. Fisioterapi dan medikamentosa
B. Operatif dan medikamentosa
C. Fisioterapi dan hidroterapi
D. Traksi vertebra
E. Hidroterapi dan fisioterapi

6.      Icha berumur 22 tahun masuk UGD RS karena mengalami kejang, demam yang sudah dialami selama 5 hari. Penurunan kesadaran (+) dan riwayat batuk pilek. Sebelum tidak sadarkan diri, keluarga pasien mengatakanbahwa pasien sering mengeluhkan nyeri kepala hebat ketika demam. Untuk menegakkan diagnosis keadaan ini, pemeriksaan yang diperlukan adalah
A. Trombosit
B. Gas darah
C. Cairan otak 
D. Elektrolit
E. Kultur darah

7.      Iin 55 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala sejak 1 bulan yg lalu. Nyeri kepala semakin lama dirasakan semakin berat disertai mual dan muntah proyektil. Pada pemeriksaan didapatkan tanda-tanda vital TD 130/80, HR 120x/mnt, RR 24x/mnt, suhu 40˚C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda meningeal (-). Riwayat mengalami keluar cairan di telinga kanan sejak 2 bulan yang lalu. CT Scan didapatkan massa hipodens dengan penyangatan cincin pada tepinya. Apa diagnosis pasien tersebut?  
A. Abses TB
B. Encepalitis toxoplasma 
C. Meningitis bakterial 
D. Tumor intrakranial 
E. Abses cerebri 

8.      Hotman berusia 30 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena sulit dibangunkan sejak 1 jam yll. Menurut keluarganya pasien nampak sangat mengantuk selama 3 hari terakhir. Dari pemeriksaan fisik pasien suhu 39 C, kesadaran sopor, ketika leher difleksikan secara pasif lutut ikut fleksi.Apakah terapi yang paling tepat pada pasien ini?
A. Ampicillin sulbactam
B. Tetrasiklin
C. Levofloxacin
D. Metronidazole
E. Ceftriaxone 

9.      Herman berusia 30 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena sulit dibangunkan sejak 1 jam yll. Menurut keluarganya pasien nampak sangat mengantuk selama 3 hari terakhir. Dari pemeriksaan fisik pasien suhu 39 C, kesadaran sopor, ketika leher difleksikan secara pasif lutut ikut fleksi. Mikroorganisme apa yang paling sering menyebabkan keadaan diatas ?
A. Neisseria meningitides
B. Streptococcus Group B
C. Streptoccocus pneumoniae
D. Haemophilus influenzae
E. Listeria monocytogenes

10.  Loli usia 38 tahun masuk UGD RS diantar oleh keluarganya karena tampak tidak sadarkan diri sejak kurang lebih 2 hari lalu. Demam (+), riwayat nyeri kepala (+) dan pernah kejang sebanyak 2 kali. Pasien saat ini sedang menjalani rehabiltasi akibat pemakaian narkoba suntik. Pasien memiliki BB sangat kurus dan terdapat bercak keputihan yang memenuhi rongga mulut. Pemeriksaan fisik didapatkan 120/70 T : 39C GCS E2M2V2, pemeriksaan neurologis kaku kuduk (-). Setelah dilakukan CT Scan, didapatkan hasil multiple ring enhancement lesion. Apakah terapi yang tepat untuk keluhan pasien diatas?
A. Metronidazole
B. Spiramisin
C. Sulfadiazine
D. Sulfadiazine + pirimetamin
E. Pirimetamine

11.  Lily umur 18 tahun dibawa ke UGD karena kejang dan demam. Saat kejang, mata melirik ke atas,tangan dan kaki kaku dan menghentak selama 5 menit. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sakit berat, TD 120/80 T : 39C GCS E2M4V2, pemeriksaan neurologis kaku kuduk (-). Diketahuisebelumnya pasien muncul bintil-bintil kecil berisi air disekitar mata sejak 2 minggu yll. Akan dilakukan pungsi lumbal, yang paling mungkin didapatkan dari pungsi lumbal adalah?
A. Leukositosis dominan limfosit 
B. Leukositosis dominan neutrofil
C. Glukosa menurun
D. Warna CSF keruh
E. Protein menurun

12.  Hermes, 45 tahun, dibawa keluarganya ke IGD dengan penurunan kesadaran serta lemah sisi tubuh sebelah kiri. 1 hari yang lalu pasien kejang lalu lemah sisi tubuh sebelah kiri. 3 hari yang lalu pasien demam, nyeri kepala, leher kaku, mual dan muntah. Dari pemeriksaan kesadaran somnolen, TD 100/70 mmHg, respirasi 24x/menit, nadi 90x/menit, suhu 38,5C. pada pemeriksaan neurologi didapatkan hemiparese tubuh sisi kiri. Apakah diagnosis yang mungkin pada kasus di atas?
A. Stroke
B. Tumor Otak
C. Meningitis
D. Ensefalitis
E. TIA

13.  Tuti 32 tahun datang ke praktek dokter mengeluh mata sulit dibuka dan mudah lelah sejak 3 bulan. Keluhan ini biasanya muncul saat sore hari dan membaik pagi hari. Dari pemeriksaan nervus cranialis didapatkan ptosis bilateral, diplopia. Apabila berbicara, suara semakin lama semakin hilang, makanan sering kali keluar kembali  setelah makan. Patofisiologi penyakit diatas adalah
A. Antibodi terhadap reseptor asetilkolin di pre-sinaps
B. Antibodi terhadap reseptor asetilkolin di post-sinaps
C. Penghambatan asetilkolin di post sinaps
D. Penghambatan enzim antikolinesterase
E. Antibodi terhadap neurotransmitter asetilkolin di post-sinaps

14.  Sanji usia 54 tahun datang dengan keluhan sulit membuka kelopak mata sebelah kanan sejak 2 bulan yll. Pasien juga mengeluh sulit menelan, suara semakin kecil saat berbicara, dan menahan rahang bawah saat berbicara. Keluhan demam disangkal. Tanda vital: TD= 110/70, HR= 80x/m, RR= 24x/m, S= 36,7. Pemeriksaan fisik ditemukan gangguan N.IX dan N.X bilateral, bilateral facial paresis, dan waternberg (+). Diagnosis pasien adalah?
A. Myastenia Gravis
B. Ensfalitis Virus
C. Stroke Non Hemoragik
D. Stroke Hemoragik
E. Epiglotitis

15.  Nami 27 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 1 hari yang lalu. Pasien sudah 2 tahun terakhir mengalami kelemahan keempat anggota gerak dan kedua kelopak mata terjatuh. Keluhan membaik dengan istirahat dan setelah bangun tidur. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien compos mentis, tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 97 kali/menit, pernapasan 40 kali/menit, dan suhu tubuh 37oC. Tes apakah yang digunakan utnuk mendiagnosis kelainan ini?
A. Tes reflex fisiologis 
B. Tes konfrontasi 
C. Tes persipasi
D. Tes tensilon 
E. Tes fungsi motorik

16.  RObin berusia 25 tahun dibawa ke Poliklinik dengan keluhan tangan sering bergerak-gerak tidak beraturan serta pasien suka berjalan-jalan tanpa tujuansejak 1 minggu terakhir. Pasien rutin minum obat neuroleptika sejak 7 tahun yang lalu. Diagnosis pada pasien tersebut adalah
A. Akhatisia 
B. Dystonia
C. Parkinsonisme
D. Tardive dyskinesia
E. Neuroleptika malignant syndrome

17.  Juwita 48 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala dan kekakuan pada leher sejak 2 minggu yang lalu.Pasien juga merasakan tremor yang tidak berhenti saat istirahat, dan langkah yang semakin memendek ketika berjalan. Riwayat trauma dan cedera kepala disangkal. CT scan dbn. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Didapatkan rigiditas (+), reflek motorik +/+. Penatalaksanaan yang tepat pada kasus di atas adalah 
A. Bromokriptin
B. Amantadine 
C. Levodopa 
D. Donepezil
E. Pramipexole 

18.  boboy, umur 60 tahun datang ke dokter dengan keluhan gemetaran yang sudah dialami sekitar 3 bulan yang lalu. Pasien mengeluh sulit memakai pakaian sendiri, pasien juga kesulitan berjalan. Riwayat diabetes mellitus, hipertensi, dan trauma disangkal. Obat apa yang sebaiknya diberikan pada pasien tersebut?
A. Pramipeksol
B. Fenobarbital
C. Diazepam
D. Levodopa 
E. Bromokriptin

19.  Tn. Crab usia 62 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan tangan kanan sering gemetar sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan muncul saat istirahat disertai tangan kaku dan tidak berayun saat berjalan. Selain itu bicara pasien menjadi pelo, namun adanya kelemahan tubuh disangkal. Dilakukan pemeriksaan tonus pada pasien.  Hasil pemeriksaan yang diharapkan adalah
A. Spastic
B. Cogwheel
C. Hipotonus
D. Hipertonus
E. Fenomena pisau lipat

20.  Rocky usia 75 tahun dibawa keluarganya karena jika berjalan sepetak-petak serta wajah yang "datar" tanpa ekspresi. Pada pemeriksaan didapatkan rigiditas roda pedati. Pasien juga dirasakan tremor pada tangan kanan dan kirinya. Pasien sehari-hari hanya bisa berada ditempat tidur dan sudah tidak dapat beraktivitas lagi. Apakah diagnosis yang tepat untuk pasien ini?
A. Parkinson Grade 5 
B. Parkinson Grade 4
C. Parkinson Grade 3
D. Parkinson Grade 2
E. Parkinson Grade 1

21.  Dewi usia 60 tahun datang ke UGD diantar keluarganya karena sering lupa menaruh barang-barangnya dan lupa jalan pulang. Dari heteroanamnesis keluarga mengatakan bahwa memori pasien untuk mengingat semakin memburuk. Pasien tidak mau bekerja lagi dan menarik diri dari lingkungan social, namun pasien masih mampu merawat diri sendiri. Diagnosis pasien yang tepat adalah
A. Mild Demensia 
B. Demensia vascular
C. Alzhaimer disease
D. Mild Cognitive Impairment
E. Pick’s disease

22.  Anto usia 69 tahun datang dibawa anaknya ke RS dengan keluhan sering lupa, terutama pada hal-hal yang baru sejak 1 tahun terakhir. Keluhan ini dikatakan semakin lama semakin memberat. Pasien tidak ada riwayat hipertensi, stroke dan DM sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan deficit neurologis. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Demensia vaskuler
B. Demensia Alzheimer 
C. Demensia lewy body
D. Demensia Fronto temporal
E. MCI

23.  Megawati berusia 73 tahun dibawa oleh keluarganya ke puskesmas dengan keluhan sering merasa gelisah sejak kurang lebih 9 bulan terakhir. Pasien juga sering lupa makan (baru saja makan tetapi minta makan lagi). Terkadang dia sudah tidak mengenali cucu kesayangannya atau salah menyebut nama anaknya. Menurut keluarganya kadang pasien tampak mengurung diri dan menjadi pendiam akan tetapi diwaktu yang lain kadang merasa sangat senang dan sering mondar-mandir. TD : 130/80 mmHg, N : 87x/i, P : 20x/i, pemeriksaan fisis dbn. Apakah kemungkinan diagnosis pasien
A. Demensia Alzhaimer
B. Demensia vaskular
C. Demensia Fronto temporal 
D. Amnesia
E. MCI

24.  Seorang pasien berusia 65 tahun dibawa keluarganya ke Klinik Dokter dengan keluhan tangan sering bergetar sendiri saat istirahat, apabila berjalan pasien juga sering jatuh dan gerakannya lambat, keluhan ini baru muncul 1 mingguyang lalu. Keluarga juga mengeluh bahwa pasien sering lupa dan merasa melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada sejak 3 hari yang lalu. TD 120/70, N 80, RR 18, T 36˚C. Diagnosis yang paling mungkin adalah
A. Parkinsonism
B. Pick’s disease
C. Demensia Lewy body
D. Demensia Alzheimer
E. Huntington disease

25.  Bambang usia 79 tahun dibawa ke klinik karena sering lupa dan berkurangnya kemampuan mengingat hal yang baru saja terjadi. Keluhan sudah dirasa keluarga 3 bulan terakhir. Untuk kegiatan sehari-hari pasien perlu dibantu oleh keluarga. Riwayat HT dan DM +. Pasien tampak murung beberapa bulan terakhir dan malas melakukan kegiatan. Pemeriksaan tanda vital dan fisik dbn. MMSE score 10. Tatalaksana yang sesuai pada kasus ini adalah?
A. Citicolin
B. Rivastigmin
C. Donepezil
D. Trifluoperazine
E. Levodopa

Kumpulan soal Respiratory + jawaban .pdf



1.        Komplikasi bakteri dari rhinitis adalah:
1.        Epiglotitis
2.        Otitis media
3.        Bronchitis
4.        Brakiolitis
5.        Meningitis

2.        Obat-obat simtomatis yang tidak direkomendasikan terutama bila demam yang dialami bayi di bawah usia 6 bulan adalah:
1.             Asetaminofen
2.             Paracetamol
3.             Diazepam
4.             Ibuprofen
5.             Luminal

3.        Penyebab yang paling sering terjadi epiglotitis adalah:
1.             H. influenza type B
2.             S. aereus
3.             C. albican
4.             Virus
5.             S. preumonia

4.        Tata laksana utama pada epiglotitis adalah:
1.        Antibiotika
2.        Suportif
3.        Cairan
4.        Trakeostomi
5.        Oksigen

5.        Sindroma croup dapat terjadi pada anak, pada puncaknya pada usia:
1.    < 6 bulan
2.    6 bulan – 6 tahun
3.    1 – 2 tahun
4.    > 15 tahun
5.    Neonates

6.        Penatalaksanaan bronkiolitis pada bayi adalah:
1.        Antibiotika
2.        Suportif
3.        Bronkodilator
4.        Epinefrin
5.        Steroid

7.        Seorang bayi 8 bulan, sering mengalami batuk-batuk, saat diperiksa dijumpai tanda wheezing, tanpa demam, dan pilek. Kalau batuk sering malam hari dan disertai muntah. Pemeriksaan lanjut diperlukan:
1.        Peak flow meter
2.        Respon baik terhadap bronkodilator, lebih definitive kearah diagnosis asma
3.        Spirometer
4.        Foto tharax
5.        Uji provokasi bronkus

8.        Pada kasus di atas, boleh dianjurkan pemberian:
1.        Antitusif
2.        Ekspektoran
3.        Antibiotika
4.        Steroid sistemik
5.        NaCl hipertonis

9.        Penggunaan antihistamin non-sedatif (setirizin) jangka panjang merupakan terapi:
1.        Pencegahan asma pada anak dengan dermatitis atopic
2.        Obat pengendali asma
3.        Pelega (serangan)
4.        Controller, asma
5.        Imunitas


10.    Asma episodic jarang pada balita, diberi terapi medikamentosa:
1.        Steroid sistemik oral
2.        MDI
3.        Bronkodilator B-agonis
4.        Teofilin
5.        Ketotifen

11.    Jarangnya terdapat gejala batuk pada TB anak disebabkan:
1.                                                                                                    Sedikit produksi sputum
2.                                                                                                    TB primer terjadi di parekim paru
3.                                                                                                    Reseptor batuk tidak ada di parekim
4.                                                                                                    Tidak bias mengeluarkan sputum
5.                                                                                                    Semua benar

12.    Uji tuberkulim positif terjadi akibat:
1.                                                                                                    Sedang mengalami masa inkubasi
2.                                                                                                    Terjadinya kompleks primer
3.                                                                                                    Terbentuk granoloma
4.                                                                                                    Sudah terjadi sakit TB
5.                                                                                                    Terbentuk CMI

13.    Salah satu gejala sistemik yang paling sering terjadi pada anak TB, terutama pada bayi adalah:
1.                                                                                                    Batuk
2.                                                                                                    Mudah capek
3.                                                                                                    Demam
4.                                                                                                    FTT
5.                                                                                                    Anoreksia

14.    Pemeriksaan penunjang yang mempunyai nilai diagnostic yang tinggi untuk TB adalah:
1.                                                                                                    Fototarak
2.                                                                                                    LED
3.                                                                                                    Uji tuberkulin (pd anak)
4.                                                                                                    Uji serologis
5.                                                                                                    Mikrobiologis (dewasa)

15.    Perbedaan pemberian obat TB anak dengan dewasa adalah:
1.                                                                                                    Pada anak diberi setiap hari
2.                                                                                                    Paduan obat TB anak, rifampisin, isoniozid dan pyrazinamid
3.                                                                                                    TB berat diberi 4 macam obat TB
4.                                                                                                    Kasus tertentu pada nak ditambah steroid
5.                                                                                                    Pada kasus berat, fase lanjutan dapat diberikan Sp. Lobulan

16.    Pasien dikatakan putus obat bila berhenti menjalani pengobatan selama:
1.                                                                                                    > 1 minggu
2.                                                                                                    > 2 minggu
3.                                                                                                    U2 hari berturut
4.                                                                                                    > 1 bulan
5.                                                                                                    < 1 minggu

17.    Kemofilaksis primer diberikan pada anak yang kontak dengan TB menular dengan:
1.                                                                                                    BTA sputum (-), uji uji tuberkulin negative
2.                                                                                                    BTA sputum (-), uji tuberkulin positif
3.                                                                                                    BTA stutum (+), uji tuberculin negative
4.                                                                                                    Tanpa memandang uji tuberculin
5.                                                                                                    Tanpa pemeriksaan TBA sputum

18.    Seorang laki-laki umur 63 tahun, dengan perokok yang lama beberapa bungkus sehari, mengalami batuk berat dan berat badan yang menurun . Pada pemeriksaan rontgen  dijumpai massa soliter ukuran 3 cm pada lobus bawah kanan setelah dilakukan reseksi ahli patologi mendiagnosa sebagai  moderately differentiated squamous cell carcinoma. Gambaran histology apa yang cocok dengan diagnose diatas :
1.                Sekresi musin yang banyak
2.                Dijumpai jaringan kolagen padat
3.                Gambaran  granul neurosekresi
4.                Diferensiasi kelenjar
5.                Pembentukan keratin

1.        Trias tanda dan gejala yang berhubungan dengan Horner syndrome :
1.                Cogwhell rigidity, flat facies, dan akinesis
2.                Demam, mual dan nuchal rigidity
3.                Othostatic hypotensi, impotensi, dan hipersalivasi
4.                Ptosis, miosis, dan anhidrosis
5.                Bicara cepat, intention tremor dan nystagmus

1.        Lesi Bronchial adenoma :
1.                Selalu jinak
2.                Potensial malignant
3.                Malignant
4.                Lesi yang tidak obstruktif
5.                Jarang didiagnosa dengan biopsi

1.        Neuroendocrine tumour adalah tumor :
1.                Small cell carcinoma
2.                Carcinoid tumour
3.                Adenoid cystic carcinoma
4.                Mucoepidermoid carcinoma
5.                Large cell carcinoma

1.        Pemeriksaan dibawah ini membutuhkan pemeriksaan hemorrhagic test:
1.                Bronchoscopy
2.                FNAB paru
3.                Sputum cytopathology
4.                Washing
5.                Brushing

1.        Bayi berumur 12 bulan dirawat di RS dengan demam tinggi, sesak nafas yang berat sudah 12 jam. Foto Rontgent  menunjukkan gambaran  multiple radioopaque putih di kedua lapangan paru. Tampak kista dengan daerah radiolusen  tanpa fluid level pada lobus kanan bawah. Etiologi dari pneumonia pada bayi ini adalah :
1.                H. influenza
2.                S.pneumonia
3.                Klebsiella pneumonia
4.                Staphylococcus aureus
5.                Beta- haemolytic streptococcus Group B

1.        Laki laki berusia 78 tahun dibawa ke IRD. Selama  beberapa hari ia mengalami kelelahan, malaise, demam dan batuk produktif. Radiografi toraks menunjukkan konsolidasi didalam lobus kanan bawah. Pewarnaan gram dari sputum menunjukkan adanya cocci gram positif berpasangan dan berantai.  Apakah diagnosanya ?
1.                Pneumocystis caranii
2.                Pneumoccocal pneumonia
3.                Sarcoidosis
4.                Legionnaires Disease
5.                Mycoplasma pneumonia

1.        Dalam mucoviscidosis (cystic fibrosis),karakteristik  paru-paru menunjukkan :
1.                            Bronchiectasis dan  bronchopneumonia
2.                            Lobar pneumonia
3.                            Tidak ada lesi
4.                            Squamous cell carcinoma
5.                            Bronchiolitis obliterans

1.        Seorang laki-laki perokok umur 54 tahun didiagnosa sebagai bronkitis kronik. Dilakukan biopsy bronkus gambaran histopatologi yang dijumpai adalah:
1.                Banyaknya mucus yang menutupi bronkiolus
2.                Destruksi alveoli dan melebar
3.                Fibrosis intersisial
4.                Noncaseating granuloma
5.                Melebarnya bronkiolus

1.        Seorang lelaki 46 tahun  mengeluh sesak  yang makin hebat disertai batuk. Ia beberapa kali keluar masuk rumah sakit dalam 2 tahun ini karena gangguan pernafasan. Dilakukan bronkoskopi dan biopsy, dijumpai gambaran histopatologi berupa pelebaran alveli di terminal bronkus. Diagnosa pada pasien ini adalah :
1.                Asthma
2.                Bronchiectasis
3.                Bronchitis
4.                Emphysema
5.                Sarcoidosis

1.        Seorang pria umur 25 tahun HIV positif dengan demam ringan, batuk tidak produktif, bernafas sulit, dengan transbronchial biopsy dijumpai sel foamy dengan massa eosinofilic diantara alveoli. Dengan pewarnaan perak dijumpai organism berbentuk cup-shaped dengan bintik hitam di tengah. Apakah diagnose pasien ini:
1.                Aspiration pneumonia
2.                Atypical pneumonia
3.                Organizing pneumonia
4.                Paragonimus pneumonia
5.                Pneumocystis pneumonia

1.        Seorang laki-laki umur 34 tahun mengeluh batuk lebih dari 2 minggu disertai berat badan menurun, keringat malam kadang-kadang disertai sesak nafas. Sejak dua hari yang lalu terjadi batuk berdarah. Anjuran yang diberikan padanya untuk diagnose pasti adalah :
1.                Rontgen foto thorak
2.                Pemeriksaan sputum SPS
3.                Aspirasi biopsy  paru
4.                Bronchoscopy
5.                Washing bronchus

1.        Pada pasien diatas kebetulan juga ia adalah penderita DM, bila dilakukan Rontgen foto thorax akan terlihat infiltrate pada :
1.                Apex paru
2.                Bagian basal paru
3.                Lobus tengah paru
4.                Daerah hilus paru
5.                Derah bronchus

1.        Ciri-ciri yang khusus dari tuberkel adalah:
1.                Central area dari nekrosis kaseosa
2.                Nodul yang mengandung epitheloid cells
3.                Massa dari lymphocytes yang dikelilingi sel pucat
4.                Perkembangan awal berongga
5.                Sebukan sel radang PMN

1.        Seorang wanita  Negro, usia 35 tahun mengeluh nafasnya pendek dan batuk sejak 2 bulan terakhir.  Dia juga menderita fatigue dan demam ringan. Pada pemeriksaan fisik didapati discrete nodul  subcutaneous. Tidak dijumpai massa atau organomegali. Foto thorax menunjukkan bilateral hilar lymphadenopathy tetapi tidak ada massa pada paru atau mediastinal. Biopsi dari salah satu nodul kulit menunjukkan granuloma non caseous. Diagnosa pasien diatas adalah :
1.                Tuberculosis
2.                Sarcoidosis
3.                Amyloidosis
4.                Pneumoconiosis
5.                Lymphoma

Berikut ini kasus untuk soal no 33 – 36
Seorang pemuda berusia 21 tahun mengeluh hidung tersumbat, sering berair dan bersin-bersin lebih 5 kali dalam satu kali serangan. Keluhan ini sudah dialami penderita sejak 2 bulan yang lalu dan sudah menyebabkan gangguan tidur dan aktivitas sehari-hari. Riwayat dalam keluarganya juga dijumpai penyakit yang sama yaitu ibunya. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior dijumpai konka lividae dan sekret serous.

1.        Diagnosa yang paling tepat pada skenario diatas adalah:
1.                                                                                                    Rinitis vasomotor
2.                                                                                                    Rinitis alergi
3.                                                                                                    Sinusitis maksilaris
4.                                                                                                    Polip nasi
5.                                                                                                    Asma

2.        Klasifikasi WHO-ARIA pada kasus tersebut adalah:
1.                                                                                                    Mild intermitent
2.                                                                                                    Moderate-severe intermitent
3.                                                                                                    Mild persistent
4.                                                                                                    Moderate-severe persistent
5.                                                                                                    Penyakit kronik          

3.        Uji laboratorium yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa tersebut adalah:
1.                                                                                                    Ig. E total dengan metode PPRIT
2.                                                                                                    Ig. E total dengan metode ELISA
3.                                                                                                    Ig. E spesifik dengan metode RAST          
4.                                                                                                    Kadar histamin dalam serum dengan metode ELISA
5.                                                                                                    Ig .A

4.        Penatalaksanaan yang paling tepat pada kasus tersebut adalah:
1.                                                                                                    Pemberian mast cell stabilizer
2.                                                                                                    Imunoterapi
3.                                                                                                    Pemberian leukotriane modifier
4.                                                                                                    Avoidance (menghindari)
5.                                                                                                    Pemberian antibiotik

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun mengeluh demam tinggi 390 C disertai nyeri menelan, nyeri sendi, anoreksia dan badan lemas. Pada pemeriksaan klinis dijumpai tonsil T2/T2, hiperemis. Tidak dijumpai eter prop atau beslaq. Pada pemeriksaan laboratorium dijumpai leukositosis.

5.        Diagnosa yang paling tepat pada kasus diatas adalah:
1.                                                                                                    Tonsilitis kronis
2.                                                                                                    Tonsilitis difteri
3.                                                                                                    Tonsilitis viral
4.                                                                                                    Angina plaut vincent
5.                                                                                                    Pneumonia

6.        Pemeriksaan yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa pada kasus tersebut adalah:
1.                                                                                                    Foto toraks
2.                                                                                                    Laboratorium darah rutin
3.                                                                                                    Kultur dari apus tenggorok
4.                                                                                                    CT scan regio orofaring
5.                                                                                                    MRI

Kasus dibawah ini untuk soal no 39 – 42
Pak Daud umur 78 tahun datang ke praktek sore dokter umum dengan keluhan nyeri dada dan batuk yang berulang-ulang sudah 3 bulan. Pak Daud yang bekerja sebagai penjaga toko bangunan sudah mencoba membeli obat-obat di depot, namun batuk tetap hilang timbul. Batuk jarang sekali disertai dahak dan panas badan.

7.         Pemeriksaan apakah yang sebaiknya dijalani oleh Pak Daud ?
1.                                        EKG
2.                                        Bronchos copy
3.                                        Foto torak
4.                                        CT scan
5.                                        Endoscopy

1.         Apa diagnosa yang dapat diperkirakan oleh dokter tersebut?
1.                            Hanya bronchitis
2.                            Batuk karena kerja kontak debu
3.                            TBC paru
4.                            Kanker paru
5.                            Asma Bronchial

1.        Obat apa yang sebaiknya diberikan oleh dokter tersebut kepada Pak Daud?
1.                            Analgetik, mukolitik, antibiotic
2.                            Analgetik, anti piretik
3.                            Antitusif, antibiotic, anti inflamasi
4.                            Roburantia (vitamin)
5.                            Antiviral

1.        Apa anjuran dokter kepada Pak Daud saat bekerja?
1.                            Memakai masker
2.                            Tidak berkerja kontak dengan yang merupakan factor pencetus BAMe
3.                            Tidak bekerja lagi
4.                            Membagikan obat antitusif seumur hidup
5.                            Mengkonsumsi antibiotik

Kasus dibawah ini untuk soal no 43-47
Marni mahasiswa Unimal tingkat II, tiba-tiba saat pulang kuliah mengeluh batuk darah lebih kurang 2 sendok makan. Marni langsung datang ke poliklinik yang ada di kampus. Oleh dokter klinik dianjurkan untuk foto toraks. Dari foto torak Marni diduga menderita tubercolosis karena ada gambaran cavernae pada foto torak. Tapi selama ini marni hanya mengeluh batuk yang berulang dan sering panas badan hilang timbul, namun batuk tidak berdahak. Marni dianjurkan oleh dokter minum obat anti tubercolosis selama enam bulan.

1.        Batuk darah marni termasuk?
1.                            Batuk darah minimal (< 25 ml/24 jam)
2.                            Batuk darah massif( >250-600 ml/24 jam)
3.                            Batuk darah sedang (25-250 ml/24jam)
4.                            Batuk darah biasa
5.                            Batuk darah akut

1.        Obat anti tubercolosis yang sebaiknya diberikan adalah?
1.                            Katagori I
2.                            Katagori II
3.                            Katagori III
4.                            Katagori IV
5.                            Kategori V

1.        Pada saat minum obat setelah hari kedua, Marni mengeluh badannya gatal-gatal dan marni mual serta muntah, sebaiknya:
1.                            Semua obat Marni diberhentikan
2.                            Hanya rifampycin yang diberhentikan yang lainnya diteruskan
3.                            Hanya ethambutol yang diberhentikan
4.                            Obat diteruskan, tapi ditambah dengan anti histamine
5.                            Obat tetap diteruskan

1.        Sebelum pembelian obat anti tubercolosis, sebaiknya dilakukan pemeriksaan laboratorium:
1.                            Asam urat, liver fungsi test, darah rutin
2.                            Darah rutin
3.                            Cholesterol
4.                            Fungsi ginjal
5.                            Kadar gula darah

1.        Sebelum sakit tuberculosis, Marni pernah menderita sakit kuping dan keluar air dari kuping. Marni sebaiknya diberikan obat:
1.                            Rifampicyn
2.                            Etham butol
3.                            Pirazinamid
4.                            Insoniazid
5.                            Isoniazid dan pirazinamid

Kasus dibawah ini untuk soal no 48-51
Pak Jono berusia 40 tahun merupakan perokok rutin. Ia menghabiskan 2 bungkus rokok kretek per hari. Dua bulan terakhir ia mengeluh batuk dan nyeri dada yang berulang. Pak Jono sudah sering membeli obat di depot dan diberikan obat Ponstan, DMP, dan Amoxycilin, tetapi batuknya tidak pernah ada perbaikan. Kemudian Pak Jono berobat ke dokter spesialis paru, dianjurkan untuk foto torax. Hasil foto torax didapat gambaran perselubungan homogen.

1.        Apa kira-kira diagnose Pak Jono. Pak Jono juga sering mengeluh demam hilang timbul dan juga sering batuk berdarah yang susah dikeluarkan.
1.                            Kanker paru
2.                            Pneumonia dan TBC paru
3.                            TBC paru
4.                            Atelektosis
5.                            Asma bronchial

1.        Apa pemeriksaan laboratorium yang dianjurkan untuk kepastian diagnose?
1.                            Darah rutin dan Cytologi Sputum
2.                            Cytologi sputum saja
3.                            Tran Thoracal Biopsi
4.                            Pemeriksaan Sputum BTA
5.                            Darah rutin

1.        Anjuran pemeriksaan apalagi yang dianjurkan untuk kepastian diagnosa?
1.                            CT Scan Thorax
2.                            Body Scan Thorax
3.                            USG
4.                            EKG
5.                            MRI

1.        Obat  apa yang diberikan untuk menghilangkan gejala yang dikeluhkan Pak Jono?
1.                            Anti piretik, analgetik, broncodilator, anti inflamasi
2.                            Analgetik dan anti biotic
3.                            Mukolitik, anti biotic, analgetik
4.                            Roborantia
5.                            Antibiotic

1.        Seorang wanita umur 50 th dengan keluhan nyeri dada, dilakukan pemeriksaan foto thorax, dari hasil foto didapat diagnosa pleura effusi. Tujuan dari foto thorax adalah untuk melihat struktur yang ada diantaranya untuk memperlihatkan struktur morfologi organ-organ dalam rongga thorax seperti : pembuluh darah besar, paru-paru,rongga pleura dan struktur organ lain dalam rongga mediastinum, dan dapat juga untuk melihat:
1.                                                                                                     Sinus paranasal
2.                                                                                                    Jantung
3.                                                                                                    Lapisan otak
4.                                                                                                    Usus
5.                                                                                                     Pelvis

2.        Posisi yang dilakukan pada pemeriksaan thorax erect, dengan sinar dari arah belakang, sedangkan film didepan disebut posisi:
1.                                                                                                    PA.
2.                                                                                                    AP.
3.                                                                                                    Lateral kiri dan kanan
4.                                                                                                    Lateral decubitus.
5.                                                                                                    Apex lordotic

1.        Sifat daripada bayangan  pada foto dapat memberi kesan tentang aktifitas pada TBC  tenang antara lain:
1.                  Cavitas
2.                  Garis garis dan kalsifikasi
3.                  Kalsifikasi
4.                  Bercak bercak
5.                  Bercak-bercak dan kalsifikasi

1.        Menurut ATA (American Tuberculosis Association), luas kelainan yang terlihat menempati daerah yang lebih daripada satu lobus dan bila ada lubang maka diameter lebih dari 4 cm.
1.                                                                                                    Tidak tampak kelainan
2.                                                                                                    TBC minimal
3.                                                                                                    TBC sedang
4.                                                                                                    TBC lanjut sedang
5.                                                                                                    TBC far advenced

2.        Pada foto thorax seorang laki tampak massa di apex pulmo sinistra dengan mendestruksi costa 2 , diagnosa yang tepat untuk kasus ini
1.                                                                                                    Hamartoma
2.                                                                                                    Mesothelioma
3.                                                                                                    Small cell carcinoma
4.                                                                                                    Adenocarsinoma
5.                                                                                                    Pancoas tumor

3.        Tumor dengan ukuran ≤ 3 cm, dikelilingi oleh paru atau pleura viseral,yang dengan bronkoscopy tidak ada invasi ke bronkus lobaris yang lebih proksimal, tidak ada metatasis ke sel getah bening regional. metatasis jauh tidak ada. Diagnosa saudara
1.                                                                                                    T1N0M0
2.                                                                                                    T1N1M0
3.                                                                                                    T1N2M1
4.                                                                                                    T2N1M0
5.                                                                                                    T2N2M1

4.        Contoh obat antimikroba yang Menghambat sintesa protein :
1.                            Sulfonamid
2.                            Sulfadiazine
3.                            Cotrimoxazole
4.                            Kloramfenikol
5.                            Thimethropim

Kasus dibawah ini untuk soal no 63-66
Seorang pria berusia 45 tahun datang kepuskesmas atau pelayanan kesehatan primer karena dalam5 bulan terakhir ini ia mengalami penurunan berat badan hingga 10 kg, disertai gejala demam intermiten, keringat malam, dan batuk berdahak berwarna kuning disertai darah.
1.        Berdasarkan informasi diatas,Apakah diagnosis pasien diatas?
1.                            Bronkiektasis
2.                            Bronkitis
3.                            Tuberkulosi
4.                            Faringitis
5.                            Pleuritis

1.        Dokter puskesmas berdasarkan diagnosis diatas merberikan pengobatan dengan regimen obat berdasarkan standard program nasional TB. Obat apa saja yang diberikan dalam 2 bulan pertama?
1.                              INH + Rifampisin + Etambutol
2.                              INH + Rifampisin + Streptomisin
3.                              INH + Rifampisin + Etambutol + Pirazinamid
4.                              INH + Streptomisin + Etambutol
5.                              INH + Rifampisin  + Pirazinamid

1.        Obat apa saja yang harus diberikan 4 bulan kemudian:
1.                            HRZE
2.                            H3R3
3.                            H3R3E3
4.                            HE
5.                            HRE

1.        JIka pasien diatas gagal terapi maka obat apakah yang harus diberikan:
1.                            4HRZE/5H3R3E3
2.                            2HRZE/4H3R3
3.                            2HRZ/4H3R3
4.                            2RHZ/4RH
5.                            2RHZ/6HE

1.        Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan demam,berkeringat malam hari,batuk dan nafsu makan  tidak ada. Pasien pernah diagnosis dengan TB dan telah dinyatakan sembuh. Dari pemeriksaan pasien tersebut menderita TB ulangan. Obat apa yang harus diberkan pada pasien tersebut?
1.                            2RHZ/6HE
2.                            2RHZ/4RH
3.                            2HRZ/4H3R3
4.                            2HRZE/4H3R3
5.                            HRZE/5H3R3E3

1.        Pasien harus melakukan Kontrol pemeriksaan radiogik adalah pada:
1.                            1 bulan pertama
2.                            3 bulan pengobatan
3.                            2 bulan dan 6 bulan selama pengotan
4.                            3 bulan dan 6 bulan selama pengobatan
5.                            1 bulan dan diakhir pengobatan

1.        Apakah efek samping yang paling menonjol pemberian obat Rifampisin  pada pengobatan TB:
1.                            Ikterus
2.                            Neuritis Perifer
3.                            Hipersensitivitas
4.                            Neuritis Optik
5.                            Menurunkan fungsi ginjal

1.        Gambaran histopatologis yang paling andal untuk membedakan tumor jinak dan ganas selain metastasis adalah:
1.                                                                                                    Invasi lokal
2.                                                                                                    Kapsul
3.                                                                                                    Differentiated
4.                                                                                                    Indeks mitotik
5.                                                                                                    Laju pertumbuhan




                                                                          

PAQ

Pak Yusuf, umur 60 tahun, dibawa oleh keluarganya ke RSUDCM dengan keluhan batuk berdahak bercampur sedikit darah disertai sesak napas dan lemas. Awalnya pasien mengeluh batuk-batuk kering dan kadang-kadang berdahak berwarna kuning selama 3 bulan belakangan. Batuk dirasakan semakin berat terutama dalam seminggu ini. 1 bulan yang lalu, pasien sudah pernah memeriksakan dirinya ke dokter ahli paru dan telah didiagnosa menderita TB. Kemudian pasien diberi terapi berupa Rifampisin, Isoniazid, Pirazinamide, dan Ethambutol, obat-obat tersebut didapatkan dari puskesmas. Setelah mengkonsumsi obat selama 3 minggu, pasien berhenti melanjutkan terapi TB tersebut karena pasien merasa sudah ada pengurangan. Satu minggu setelah berhenti mengkonsumsi obat, pasien masih batuk berdahak dan merasa tubuhnya lemas, juga mengalami penurunan berat badan, dan berkeringat malam tanpa dipengaruhi oleh cuaca.
Dari pemeriksaan fisik ditemukan  keadaan umum sedang, kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg, nadi 132 x/menit reguler, frekuensi napas 40 x/menit, temperatur 36,5 0C. Pada inspeksi thorax ditemukan  asimetris. Pada palpasi dijumpai Stem fremitus mengeras di lapangan paru kiri tengah dan bawah serta lapangan paru kanan atas, pada perkusi dijumpai redup di lapangan paru kiri tengah dan bawah serta lapangan paru kanan atas dan hipersonor di lapangan paru kiri atas, dan auskultasi terdengar bunyi napas bronchovesikuler di lapangan paru kiri tengah dan bawah serta lapangan paru kanan atas dan amforik di lapangan paru kiri atas serta jumpai adanya ronchi di lapangan paru kiri tengah dan bawah serta lapangan paru kanan atas . Pemeriksaan fisik yang lainnya dalam batas normal.
1.                  Apa kemungkinan diagnosa dari penyakit yang dialami oleh Pak Yusuf ? ( lengkap)
2.                  Pemeriksaan penunjang apa yang seharusnya dilakukan pada Pak yusuf? ( 3 jenis)
3.                  Dari hasil pemeriksaan fisik, apa kemungkinan gambaran radiologi  pada paru Pak Yusuf?
4.                  Dari kasus di atas, pengobatan regimen kategori berapa yang dapat diberikan?
5.                  Sebutkan dosis obat Rifampisin, Pirazinamid, isoniazid, dan ethambutol yang harus diberikan kepada Pak Yusuf?